The Adventure of Learning

Kelebihan Open Office Vs MSOffice

Posted on: 13 August 2008

Diambil dari web tetangga, saya akan menambahkan blog saya dengan artikel tentang Linux dan aplikasi-aplikasinya. Kan ini sedang proses migrasi :
Saya yakin banyak diantara user di Indonesia menggunakan microsoft office. Saya yakin juga banyak yang sedikit kesulitan untuk menggunakan openoffice. Saya sendiri menyaksikan dan melakukan bahkan memaksa orang untuk memakai openoffice karena perusahaan yang saya tempati harus segera mengganti softwarenya dengan software yang legal.
Banyak diantaranya yang malas untuk memakai saya bisa lihat mereka dari komp saya.  Karena memang saya sengaja tidak membuang MS office sebelumnya, karena saya pikir ini butuh bertahap. Tujuannya hanya untuk membandingkan jika ada format yang tidak sesuaii, tetapi malahan ada yang tidak mau menggunakan. Ya mau diapain namanya orang kadang susah untuk dipaksa maju.  Nanti kena sendiri kalo benar2 diilangin semua.
Ok malah curhat aja , sebenarnya menyenangkan melakukan sesuatu hal yang baru seperti ada tantangan. Seperti melakukan pekerjaan dengan lingkungan openoffice atau dengan linux sekaligus. Banyak yang kita pelajari. Dan sayapun bisa mengetahui kelebihan dari program satu dengan yang lainnya. Ada beberapa kelebihan open office dari Ms office, ini saya ambil dari web tetangga karena saya sangat malas nulis lagi. Ini toh bahasanya udah bagus. Ulasannya :

· Word processing (Writer)
· Spreadsheet (Calc)
· Presentation (Impress)
· Database (Base)
· Drawing/Graphics (Draw)
· Formula/Math (Math)
· Macro
· dan lain sebagainya

Kelebihan
1. Ketersediaan source code
OpenOffice.org adalah free/open source software. Artinya, source code OpenOffice.org tersedia dan bisa dimanfaatkan dengan sangat fleksibel (sesuai lisensi GNU LGPL). Dari sisi lisensi, ini artinya pengguna tidak perlu mengeluarkan sepeser uangpun untuk membeli lisensi penggunaan. Pengguna mungkin perlu mengeluarkan sedikit uang untuk membeli buku panduan atau media instalasi OpenOffice.org.
Ketersediaan source code juga memiliki nilai tambah. Diantaranya, kita tidak bergantung pada satu perusahaan tertentu. Siapa saja, selama menuruti lisensi yang digunakan, bisa mengembangkan sendiri paket Office berbasis OpenOffice.org. Bukan pekerjaan yang sederhana, tapi kita bisa melakukannya.
Katakanlah suatu hari pengembang OpenOffice.org sudah tidak berminat mengembangkan lagi, akan muncul kelompok-kelompok lain (mahasiswa/akademisi, yayasan, perusahaan, pemerintah, siapapun) yang bisa mengembangkan dengan legal.

2. Berjalan pada banyak platform
Microsoft Office hanya berjalan secara natif pada Windows dan Macintosh. Artinya, kalau Anda sekarang menggunakan Windows dan Microsoft Office dan suatu saat ingin berpindah ke Linux, maka Anda kehilangan Microsoft Office.
Sementara, OpenOffice.org berjalan pada Windows, Macintosh, Linux, UNIX, BSD. Anda berpindah dari Windows ke Linux? Linux ke Solaris? Anda akan tetap menjumpai OpenOffice.org dan tetap bisa produktif. Dengan menggunakan OpenOffice.org, Anda bisa menggunakan banyak pilihan sistem operasi.

3. Kompatibel dengan Microsoft Office dan format office lainnya
Dengan menggunakan OpenOffice.org, kita tetap bisa membuka dan menyimpan dokumen-dokumen yang dihasilkan dari Microsoft Office. Tidak masalah. Kompatibilitas dengan MS Office memang tidak sempurna tapi pastinya, sudah sangat baik dan semakin dikembangkan.

Tidak hanya itu, OpenOffice.org juga bisa membuka dan menyimpan dokumen dari banyak paket office lain. Sebut saja WordPerfect, Lotus dan AutoCAD. Dengan menggunakan OpenOffice.org, Anda bisa bekerja dengan banyak format dokumen.

4. Format OpenDocument yang terbuka dan fleksibel
OpenOffice.org 2.x menggunakan format dokumen OpenDocument, yang sangat terbuka. Siapa saja bisa membaca spesifikasi format dokumen tersebut.
Dari sisi teknis, kita bahkan mungkin mengamati isi dokumen tanpa memiliki program OpenOffice.org terinstall, walaupun akan cukup kerepotan untuk membaca.

Pihak yang memiliki kepentingan tertentu bisa pula mengimplementasikan paket Office yang mampu membaca dan menyimpan ke format OpenDocument. Sudah cukup banyak program yang bisa membuka dan menyimpan format OpenOffice.org.

Pemerintah juga sebaiknya mendistribusikan dokumen/template dalam format terbuka, dan memastikan semua rakyat – baik yang bisa membeli ataupun tidak bisa membeli paket office yang digunakan – tetap bisa membaca/menggunakan dokumen/template yang didistribusikan.

Selama spesifikasi teknis dokumen tersedia, kita – sebagai pemilik dokumen – aman.

5. Ekspor ke PDF dan format lain dengan mudah
Dengan menggunakan OpenOffice.org, dokumen yang kita buat bisa langsung diekspor ke format lain, seperti PDF atau Flash dengan mudah, tanpa membutuhkan program atau pustaka tambahan.
Microsoft memang menyediakan plugin Save as PDF (bebas download) untuk Office 2007, namun OpenOffice.org sudah datang dengan fungsionalitas ini sejak dulu, terintegrasi dan tidak hanya untuk format PDF, melainkan masih banyak format lain.

6. Macro dalam berbagai bahasa pemrograman
Macro dapat digunakan untuk mengembangkan fungsionalitas Office. Dengan OpenOffice.org, macro dapat dibangun dengan berbagai bahasa pemrograman seperti Python dan Javascript, disamping OpenOffice.org Basic. Dukungan bahasa ini akan terus bertambah.

7. Akses database yang luas dan transparan
OpenOffice.org datang dengan dukungan database yang luas. Dengan dukungan berbagai driver natif, ODBC dan JDBC, Anda bisa menghubungkan OpenOffice.org dengan hampir semua database system populer yang ada di dunia ini.
OpenOffice.org sejak versi 2.x bahkan datang dengan database front end Base yang sangat mirip dengan Microsoft Access.

8. Wizard untuk konversi dokumen MS Office
Punya satu folder (dengan struktur yang rumit) berisikan banyak dokumen MS Office baik Word, Excel atau PowerPoint? Ingin mengkonversikan ke format OpenOffice.org? Mudah. Cukup akses saja menu File -> Wizards -> Document Converter. Anda akan dipandu sehingga proses konversi bisa dilakukan dengan mudah dan cepat.

9. Sangat customizeable
Ingin mengubah sebagian besar user interface OpenOffice.org? Bosan dengan menu bar default? Hanya ingin menampilkan satu atau dua menu saja? Ingin mengganti icon default? Gunakan menu yang ada dan dalam sekejap, tampilan OpenOffice.org Anda dijamin berbeda dengan pengguna lain!
Ingin lebih cepat? Edit saja file konfigurasi XML-nya.

10. User interface yang konsisten antar komponen
Arsitektur program OpenOffice.org dan sistem komponennya dikembangkan dengan sangat baik. Salah satu akibatnya, user interface Writer, Calc, Impress dan komponen lain sangatlah konsisten. Kita bahkan bisa membangun macro untuk memanggil komponen tertentu dari OpenOffice.org.
Bisa kita lihat, Openoffice.org bukanlah proyek main-main. OpenOffice.org sangatlah layak untuk digunakan dan diandalkan untuk membantu Anda tetap produktif. Jangan terus tergantung pada Microsoft Office. Ketergantungan itu tidak akan pernah selesai apabila kita tidak berusaha keras melepaskan diri. Salam.

Oleh: Noprianto, Praktisi Linux dan Kontributor Majalah InfoLinux

ini saya tulis bukan untuk mengalahkan microsoft, kita mendukung penegakan HAKI, yang terpenting adalah tidak disalahgunakan. Dan microsoftpun seharusnya membuat licence yang jelas, sederhana, dan dipublikasikan secara luas sehingga  tidak disalahgunakan oleh pihak2 yang tidak bertanggungjawab. Diantaranya penipuan produk dan label palsu, atau oleh oknum kepolisian dengan mencari2 kesalahan dari user yang tidak paham akan licence ini.

terima kasih semoga semakin jelas.

10 Responses to "Kelebihan Open Office Vs MSOffice"

hmmm…saya nulis ini dengan menggunakan firefox dengan koneksi wireless ubuntu. beberapa tahun yang lalu saya menyandingkan windows dengan redhat, mandrake. dan tahun akhir 2008 ini saya menggunakan ubuntu dengan memakai vmware.

anehnya, saya tidak menemukan “keunggulan” linux dengan windows sejauh ini. linux itu merepotkan buat saya dan ribetnya minta ampun. kalo hanya open source keunggulannya buat saya itu tidak jadi point, buat saya dalam menggunakan OS atau applikasi poinnya adalah sejauh mana OS atau applikasi itu memudahkan saya. bukan nya saya tidak memberi waktu untuk belajar, saya sudah mencoba 3 varian linux tapi linux memang ribet dan nyusahin. denganrin musik aja susah, koneksi internet, susah cari applikasi di glodok susah, lambat..masih banyak lagi susahnya linux…banyak orang bilang linux stabil..tapi sejauh ini i am fine with my windows…Dan windows itu memudahkan saya, single click isn’t it?. orang berame2 menghujat windows, mau ninggalin windows mau pake linux, karena bill gate sukses dengan bisnisnya ..apa yang salah dengan dia ? dia jenius…man! nah terjadilah kelompok anti windows dengan membawa “topeng” open source..nah lu…udah berapa tahun linux bertarung dengan windows dengan GRATIS tapi mana ? sampe sekarang tetap aja orang2 make windows. Kenapa ??? yah karena windows makes easy…..linux susah dan ribet…mau bandingkan openoffice dengan windows ? saya pake office 2007 dan openoffice…hmmm to me….feature ms office jauh lebih banyak dan fantastik. dari interface saja open office aja udah kalah…semua itu hanya konspirasi menghancurkan windows..pada akhirnya opensource tidak berlaku lagi kalau komunitas ini mampu mengalahkan windows. apa iya developer mandrake, ubuntu adalah sinterklas sepanjang masa ?..hmmmmmm bisnis adalah bisnis…

Terima kasih atas kunjungannya…

Setuju dalam hal kemudahan nya memang windows nomer 1.

Tapi jika kita merunut lebih banyak lagi tentang Open Source, Open source akan lebih baik jutaan kali dari segala sisi kecuali kemudahan. Jika teman2 mau mengikuti perkembangan opensource yang semakin baik, maka Opemoffice 3 kini hadir dengan lebih baik. Aku mulai mengikuti perkembangannya hingga kini versi 3.
Kini Linux dan Openoffice semakin mudah bagi user paling awam sekalipun.
Silahkan dicoba mengikuti perkembangan Ubuntu maka teman2 akan merasakan luarbiasanya opensource.

Jika teman2 sudah mengalami berhubungan melegalkan software di perusahaan dengan jumlah komputer yang banyak pasti akan merasakan Open Source luar biasa.
Akan saya beberkan saja :

Microsoft menginginkan kita menggunakan software2nya secara bayar. Lain halnya dengan Linux, linux memberikan secara cuma2 bahkan boleh mengcopy sebanyak mungkin. Tidak ada yang merasa dirugikan. Saya salut kepada para developer opensource dalam hal ini. Di dunia yang bisa menciptakan Operating system hanya beberapa saja, tetapi ada yang mau memberikan secara cuma2.

Masalah biaya untuk memiliki sebuah komputer ini lah yang sebenarnya dipermasalahkan oleh orang2 yang “benci windows”. Silahkan dihitung kembali berapakah investasi untuk memiliki komputer dengan OS windows dan OS Linux asli.

Silahkan dihitung dengan teliti baik dari hardware, OS, Office, Antivirus, Compress, Grafis, dll.

Bandingkan antara windows dan Linux.
Saya jamin harga perangkat komputer lebih murah dari pada mau punya beli komputer dengan diisi Windows.

Itu jika komp kita baru 1, gimana jika lebih dari satu ?

Akan terasa jika kita benar2 mau menggunakan software2 asli di komp kita, bukan memakai bajakan.

Maka dukunglah terus OpenSource, perkembangan teknologi akan lebih cepat jika murah. Semua orang bisa berkreasi tanpa batasan dana.

Terima kasih

tambahan lagi….

Jika pernah mempelajari atau menguruskan licencenya windows dan Office serta bertanya2 ke Microsoft pasti akan lebih terasa. Belum tntu yang kerja di Microsoft tau benar tentang semua licencenya.

Ngomong2 licencenya 1 cd windows 1 komputer. Jika rusah MBoard beli lagi ….(ini bisa ditanyakan ke microsoft langsung)
Pusing dehhh

Linux Bukan Hanya Ubuntu… Jika anda sulit di UBUNTU masih ada distro-distro lain yang lebih user friendly….

ada lebih dari 300 Distro Linux… klo hanya mencoba 1 2 3 belumlah cukup menilai GNU/linux…

Bukan berarti harus mencoba semua distro yang ada, karena distro itu cocok2kan sama usernya…

Jadi jangan samakan satu distro dengan distro yang lain…

Saya hanya penggemar linux… saya masih pake windows (tapi asli)… tetapi 90% kerjaan saya pakai linux….

Orang gembar-gembor pake opensource bukanlah untuk menghindari produk Windows… Tapi untuk menghindari software yang tidak legal… dan untuk berhemat bagi orang yang tidak mampu membeli yang asli….

Linux sangat menghargai Microsoft dengan mencegah orang menggunakan bajakan…,

Jika anda menggunakan produk Microsoft Asli bersyukurlah, jika menggunakan BAJAKAN apalagi Buat USaha bersiap-siaplah, jerat hukum menanti…

Jika mencari aplikasi diglodok… pasti bajakan ya…. yah payah klo masih pake bajakan…

OpenSource tidak ada kaitannya dengan bisnis… OpenSource bukan untuk Menghancurkan Windows…. Bisnis is Bisnis…. OpenSource ya OpenSource jangan dikaitkan satu sama lain….

Klo orang bisnis pasti milih OpenSource…
Seandainya punya perusahaan dan hanya berkutat dengan pengetikan dan input2 data.. dengan komputer 100 Buah, klo membeli Windows dan MS Office…. Harga windows 900rb Ms Office paling murah 1.5 Juta jadi sekitar 2 Jutaaan untuk 100 komputer berarti 200 Juta dana dibutuhkan….

Sedang jika menggunakan Linux dan OS OpenOffice… download ISO Linux (fast internet) paling cepet 3 Jam (20rb) burning cd… 100 biji klo perlu paling 500000 (1CD udah lengkap sama officenya)… trus jasa install 100 komputer 500000…. jadi total sekitar 1 Jutaan…

So 200 Juta Untuk APA??? Masih bisa beli yang lain…
Bisnis ya bisnis…

OpenOffice vs Office 2007 Jelas Office 2007 lebih unggul, harganya 1.5 Juta gitu lloooohh…. Versi Home Student 300 Ribu tapi gak bisa buat USAHA….

Tapi klo memang menghargai Microsoft ya beli yang asli dong…!!! Jangan karena kemudahan windows saja yang ditekankan…. tapi Originalitasnya….

setuju bgt ma mas cidlinux, pasti pengagum linux nie…
Aku penggemar linux dan opensource, dan kesengsem yang namanya ubuntu yang tiap 6 bulan sekali rilis versi terbarunya dengan banyak sekali fitur terbaru dan aplikasi baru. Linux ini cepat sekali membawa kemajuan dalam perkembangan opensource.

So…Who is next ? What is your Linux ?

Saya dulu termasuk programmer. Punya program yang bagus – control yang lengkap, bandel tidak crash – dengan 4000 sampai 5000 baris itu suatu yang cukup hebat. Ternyata ,konon , windows Vista ,tanpa office, mencapai 50 juta baris. Bayangkan plus office dan lain lain aplikasinya ! Tahu seperti itu, bisa saya hayati dan akui Windows itu hebat, dan harus dihargai. Bagi yang kurang memahami susahnya programming , program sebesar itu mungkin dianggap enteng saja. Padahal, misalnya membuat driver untuk hardware bukan hal yang begitu saja jadi.
Harga $300 buat orang Amerika mungkin seperti 300 ribu buat orang Indonesia. Jadi harga MS sebesar itu sedang sedang saja buat mereka. Untuk orang Indonesia rata rata, $300 itu tinggi sekali, bahkan lebih mahal dari harga hardware nya.
Munculnya alternatif seperti Ubuntu, dan OpenOffice bagi saya luar biasa. Jutaan baris program, yang open source, sebenarnya bisa jadi berkah besar buat mayoritas orang Indonesia, yang daya beli relatif rendah. Jika kita pintar programming maka source code nya merupakan bahan baku yang sangat berharga. Jika kita tidak pintar programming, kita juga tetap bisa mendapat manfaat dengan menggunakannya, walaupun mungkin tidak senyaman produk Microsoft.
Software software ini menurut saya sebenarnya tak perlu gratis, yang penting terbeli ( affordable).
Kalau diperatikan dengan cermat, ternyata banyak S/W kelas berat yang menggunakan juga platform Linux, seperti misalnya NASTRAN, FLUENT, MATLAB, Oracle, dan banyak banyak lagi. Dan ternyata sejumlah perangkat lunak untuk Aerospace menggunakan Linux dibagian dalamnya. Hal ini pertama karena Linux bisa dikonfigurasi se enaknya, oleh yang bisa tentunya. Kedua, karena traceabilitynya sangat tinggi. Keduanya adalah karena sifat open nya. Disini juga tersirat bahwa perangkat seperti Linux adalah perangkat yang berkelas.

Sampai jumpa lagi.

mmmm…
ya aku ga bilang microsoft office or open office jelex..
tp keduanya tidak bisa dibandingkan dan di perdebatkan..
karena pada dasarnya hidup itu adalah pilihan…

saya gak tahu apa2 tentang ini semua, tapi sejak tahu sedikit, saya mulai berpikir pake open source. gratis, aman, gak merugikan orng lain dengan membajak, bukankah kita punya hati ? bangga dengan aplikasi atau software bajakan gak bikin bangga, dengan 50 rb rupiahpun kita bs pake yg bajakan…jadi mari memakai yg bukan bajakan meski gak bikin bangga atau keren, kita punya hati untuk menghargai software asli…hidup OS

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

My FB

Masukkan email dulu utk langganan

Join 3 other followers

Ym ku

RSS VivaNews

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Ubuntu User

The Ubuntu Counter Project - user number # 24008

The Ubuntu Counter Project - user number # 24008

The Ubuntu Counter Project - user number # 24008

Statistik

  • 28,249 hits

Statistik

%d bloggers like this: