The Adventure of Learning

Fenomena Pemilu 2009

Posted on: 7 June 2009

Pemilu legislatif sudah diputuskan siapa pemenangnya. Jumlah kursi sudah diputuskan walau masih banyak protes dari parpol dan caleg.
Mau ndak mau harus mau mengakui proses pemilu pada kali ini sungguh banyak hal yang tidak bisa berjalan mulus. Banyak kendala baik di sistem, sampai usaha-usaha pelanggaran yang mudah sekali di sistem ini.
Tapi itu semua tidak bisa sepenuhnya menyalahkan KPU dengan carut marutnya pemilu kali ini. Walau banyak bug dari sistem yang diciptakan oleh KPU tetapi hal yang penting perlu dipahami adalah ini adalah sebuah proses perubahan, KPU kali ini menggunakan sistem yang banyak berbeda dengan pemilu yang lalu. Walau banyak yang mengkritik tapi belum tentu yang mengkritik mampu menjadi pimpinan KPU yang bisa menyelesaikan masalah secara sempurna walau ada yang mengatakan sanggup.
Kemenangan Demokrat, berconggornya Golkar, PDIP di 3 besar dan 10 partai lainnya tidak bisa serta merta kemenangan ini menentukan kemenangan di putaran pilpres nanti. Banyak yang memprediksi kemenangan SBY pada pilpres 2009 ini hanya dengan melihat % jumlah suara di pileg. Tapi mereka menutup mata dengan pelanggaran yang sangat kental dengan teknik suap ke masyarakat oleh caleg. Suara yang mendulang ini sangat dipengaruhi oleh usaha2 dari caleg tingkat bawah yang mampu mendulang suara di tingkat atas. Apalagi masyarakat awam tentang politik yang hanya memikirkan siapa yang bayar akan dia pilih. Dan fenomena anehnya adalah nomer yang dipilih oleh pemilih di kabupaten selalu sebanding denagn nomer di propinsi dan DPR. Jadi siapapun partainya tidak bisa sombong dulu dengan jumlah % suara partai yang dimiliki untuk bisa memnangkan capresnya.
Dengan terbentuknya 3 capres dan cawapres yang berkarakter berbeda dengan perbandingan kekuatan yang hampir sama maka akan semakin menarik persaingan di putaran pilpres kali ini.
Dengan pilihan SBY kepada Budiono menjadikan minat masyarakat turun kepada kepopuleran SBY. Dengan lepasnya SBY dengan JK sepertinya SBY membutuhkan pendamping yang unggul di bidang Ekonomi sehingga dia mengambil Boediono sebagai pendamping tetapi dengan resiko menuai kritik dari partai koalisinya dan masyarakat. Kurangnya kepopuleran Boediono di masyarakat (kata-kata Boediono kurang sering didengar di kalangan masyarakat) menjadikan persaingan dengan JK-Wiranto dan Mega-Pro jadi lebih ketat.
Dengan terpilihnya Boediono sebagai pendamping SBY koalisi menjadi sedikit goyah. Dan banyak partai yang secara totalitas mau mendukung SBY.
Kepopuleran JK :
Sampai detik ini saya menulis JK-Win capres dan cawapres yang terus bergerak ke masyarkat melalui acara2, pengajian, silaturahim, dll dengan cepat sesuai mottonya lebih cepat lebih baik. JK-Win inilah yang pada kali ini yang sedang mendapat sorotan dari masyarkat, sedang masalah simpati ada di hati masing2 orang. Mega-Pro terus menggunakan teknik pembuatan tim sukses dan deklarasi di beberapa daerah dengan terus menggunakan settingan wong cilik / desa. Mungkin ingin menunjukkan mereka bekerja untuk wong cilik, tetapi msalah biaya untuk acaranya bukan lagi sebesar wong cilik ngeluarin uang saya kira dengan acara yang besar itu juga menelan biaya yang besar. Itu semua hanya settingan saja tidak bsa mewakili wong cilik. Prabowo juga beberapa tayang di TV walau tak sesering JK – Win.
Sedang Mega sendiri belum seperti segencar JK.
SBY juga menununjukkan iklan-ilannya tapi sekedar menunjukkan keteladannan SBY menurut tim suksesnya belum sampai ke rencana progkerya. Tidak seperti JK-Win begitu cepat menunjukkan konsep2 dan misnya di pemerintahan.
SBY-Boediono belum gencar menunjukkan pencarian dukungan. SBY dan Boediono merupakan sosok yang sama2 pendiam sedikit bicara dan menjaga cara bicaranya. Berbeda dengan JK-Win yang sedikit gaul, banyak omong dan cepat. SBY juga tidak bisa ditebak apa senjata yang akan dikeluarkan nya dan tim suksesnya untuk mmenangkan.

Kita sebagai rakyat biasa hanya bsa berharap semoga kemenangan ini akan dimenangkan oleh orang jujur, cerdas sebagai pemimpin, serta amanah. Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

My FB

Masukkan email dulu utk langganan

Join 3 other followers

Ym ku

RSS VivaNews

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Ubuntu User

The Ubuntu Counter Project - user number # 24008

The Ubuntu Counter Project - user number # 24008

The Ubuntu Counter Project - user number # 24008

Statistik

  • 28,249 hits

Statistik

%d bloggers like this: