The Adventure of Learning

Masih bimbang dengan pro dan kontra di media ? Apalagi berkaitan dengan keputusan umat islam yang berbeda-beda tentang Aksi SUPER DAMAI. Akan kamu temukan sedikit titik terang di sini.

Posted on: 9 January 2017

 

Mari kita urai dengan berbagai pertimbangan yang mendasari atas keputusan kita.

Terakhir kita telah ditunjukkan dengan aksi 212 yang telah membuat gempar gempita semua orang yang ada di Indonesia bahkan luar negeri. Jutaan orang berkumpul diperkirakan 5 juta hingga 7 juta orang di sana. Tapi Anda dan saya pun tahu bagaimana perbedaan pendapat bisa kita lihat di media sosial dan juga kita lihat di pemberitaan TV. Bahkan para pimpinan agama bisa berbeda pendapat. Anda tambah bingung untuk memutuskan akan mengikuti yang mana ? dan mana yang benar. Bahkan teman-teman Anda bisa berselisih pendapat dengan Anda.

Awalnya sayapun berpikir demikian dengan berbagai macam argumentasi orang-orang. Ada yang mengatakan ini hanya permainan politik penggulingan kekuasaan karena mendekati pemilu Gubernur DKI. Ada yang ikut-ikutan tapi tidak tahu apa-apa. Tapi ada yang mengatakan ini sebuah penistaan agama oleh Ahok dengan menistakan Surat Almaidah 51.

Awalnya pun saya berpikir ah saya hanya terkena imbas politik orang lain. Kemudian merujuk dengan sejarah manapun semua bisa dikaitkan dengan politik. Tetapi jika hanya dikatakan seperti itu kemudian kita menjadi diam, tidak mau mencari tahu dan membuat pertimbangan yang matang bisa jadi kita salah satu munafik yang diam, atau bahkan munafik yang memamerkan diri.

Perlu dipahami semua yang datang ke tempat aksi super damai tentu saja dengan berbagai tujuan, entah berapa banyak jumlah masing-masing kategori mereka. Diantaranya ada yang datang karena murni ingin menegakkan agama mereka karena perintah Allah, ada yang datang dengan tujuan mendompleng populer, ada yang datang dengan politik memboncengi aksi super damai ini yang bisa membuat potensi kerusakan, ada yang hanya mencari berita, dan lain sebagainya.

Jika aksi ini adalah politik orang lain, maka kita pun harus lihat sejarah perjuangan islam pertama pada zaman Rosulullah, pastilah akan muncul dengan dugaan dan prasangka ini hanyalah sebuah politiknya Muhammad pastilah sudah banyak yang mengatakan dengan istilah akal-akalan Muhammad untuk menguasai makkah sehingga hidayah tak bisa mudah masuk ke dalam hati kaum muslimin, atau bahkan membayang-bayangi motivasi kaum muslimin sehingga bikin maju mundur. Iya kalo saya ikut Muhammad kemudian mati maka saya hanya mati karena politik. Tetapi tidak semua berpikir sama, ada yang tetap teguh memutuskan berangkat karena Allah sehingga mereka diberikan predikat syahid dalam sejarah yang kita ketahui hingga hari ini. Bergeser di era Khulafaurrosyidin dimana Rasulullah sudah tidak lagi mendampingi perjuangan islam, kemudian apakah lantas tidak ada pemikiran yang sama ? pastilah ada, sehingga islam pun pecah beberapa pendapat, tetapi lantas yang mengikuti khulafaurrasyidin tetap pada jalurnya dan karena Allah sekali lagi mereka berjuang bukan untuk pemimpinya (khulafaurrasyidin). Sekarang pun tetap sama, Rosulullah tidak bersama kita, khulafaurrosyidin tidak bersama mereka, berkaitan dengan islam maka akan ada perbedaan pendapat dan akan menemukan beberapa golongan pendapat yakni, pertama mereka yang diam dan tidak peduli dengan keadaan islam. Golongan ini walaupun beragama islam, tapi cuek dan tidak mau mengerti. Kedua, golongan yang bimbang, mengerti dan tidak suka jika agamanya dilecehkan, tapi mereka memilih diam dan tidak melakukan apa-apa karena mereka tidak yakin apa yang ia bela, islam atau terjebak dalam politik. Ketiga, golongan islam yang yakin bahwa membela aksi 212 adalah kesalahan karena telah menjadi bagian dari politik orang lain. Mereka yakin dengan perasaan pemikirannya bahwa islam itu menaburkan kasih sayang bukan ancaman. Mencari dasar yang kuat untuk membenarkannya. Golongan yang keempat, mereka yang yakin membela islam karena Allah. Apapun yang terjadi di sana semua karena Allah dan akan menemui takdir Allah. Karena dasarnya adalah fakta adanya penghinaan islam, maka membela agama Allah adalah kewajiban. Saya, Anda, kita termasuk yang mana ?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

My FB

Masukkan email dulu utk langganan

Join 1 other follower

Ym ku

RSS VivaNews

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Ubuntu User

The Ubuntu Counter Project - user number # 24008

The Ubuntu Counter Project - user number # 24008

The Ubuntu Counter Project - user number # 24008

Most wanted

  • None

Statistik

  • 29,493 hits

Statistik

%d bloggers like this: